
biografi dan profil : Skid Row.
Salah satu dari generasi terakhir "hair metal" yang sempet sukses dan mencetak hit sebelum diambil alih sama aliran grunge di awal 90-an. 1991 Slave to the Grind dan Subhuman Race (1995) menyajikan karakter yang tidak biasa buat penikmat musik metal di jamanya.Dengan sayatan trash,dan lirik lagu yang unik serta musik metal yang bersifat 80an. Meski ketenaran mereka berumur pendek dengan keluarnya sang frontman, Sebastian Bach, tapi skid row (pernah) menjadi pusat perhatian dunia di kala itu.
Skid row terbentuk do 1986 oleh Rachel Bolan, bassis dan ditemani sama salah satu formernya bon jovi, Dave "The Snake" Sabo. lalu berturut-turut mereka merekrut Scott Hill (gitar), Rob Affuso (dram),dan disusul oleh Sebastian Bach. Pada awal masa pembentukan band, mereka mmanggung din klab-klab lokal di timur As. Dengan dukungan dan support dari Sabo, mereka berhasil rekaman di bawah label Mercury dan berlanjut dengan keluarnya album perdana mereka yang berjudul "Skid Row" yang melejit dan memperoleh multi-platinum dengan single "18 and life" dan lagu fenomenal mereka "I Remember You".
Slave to the Grind, yang mereka luncurkan di 1991 langsung mengangkangi billboard chart, cukup hebat mengingat jarang ada band metal yang bisa nembus chart tsb, dan kalau boleh dibilang di album tersebut sebenernya juga enggak ada yang jadi hits di radio-radio saat itu. Album ini (lumayan) sukses dengan menembus angka penjualan platinum.
Seperti yang saya sebutin diatas, penggemar Skid Row pelan tapi pasti mulai kehilangan fansnya,nggal lain dan nggak bukan adalah karena munculnya aliran Grunge(dipelopori sama Kurt Cobain & Nirvana) yang merajai tangga lagu di 92an. 1995, Skid Row balik dengan Subhuman Race yang secara mengejutkan masuk di top 40,tapi udah enggak nge-hype dibanding jamannya "I remember you".
Yah, kesuksesan kilat mereka langsung dihadapkan pada ujian berat dengan disepaknya Sebastian Bach dari line-up mereka sesudah rekaman buat soundtrack pelem "Scream" bareng Alice cooper di 1996. Dikatakan, kalu ditendangnya bach karena ulahnya. Pas konser Bach sempet kedaeptan memakai t-shirt bertuliskan "AIDS KILLS FAGS DEAD" ditambah Bach juga pernah ngelempar botol kaca ke arah crowd ditengah konser dan mengenai seorang penonton wanita. Selepas keluar dari Skid Row, Bach menjalani solo karir. di pertengahan dekade 2000, Skid Row blalik dengan menggamit Johnny Solinger dan menjalani tour sebagai band pembuka Kiss. Mereka ngerilis "Thickskin" (2003) dan diikuti dengan "Revolutions Per Minute" di 2006.
DI 2008 ini mereka abis ngejalanin tur 5 kota dengan promotor Log Zhelebor di Indonesia. CUkup sukses, dan saya juga sempet nonton.
Smoga aja napas om-om Skid row belum abis buat berkarya.
buat yang pengin nonton konser Skid Row di beberapa kota di Indonesia, monggo klik disini
Sabtu, 2008 April 26
Skid Row
Diposting oleh Rian Adhivira di 22:56 1 komentar
Label: nagri, rock lawas
Senin, 2008 Januari 07
Marilyn Manson

Marylin Manson adalah seorang yang engga ada matinya,hidupnya yang selalu dikelilingi sama kontroversi seputar penampilan, terus perseteruanya dengan kalangan gereja, serta enggak ketinggalan, pengaruh lagu-lagunya yang dinilai terlalu mengandung kekerasan sehingga kerap dituduh sebagai pemicu sejumlah kasus penembakan di Amrik.
Om yang kabarnya enggak pernah difoto tanpa make-up khasnya itu lahir dengan nama Brian Warner Canton tanggal 5 Januari 1969.Salah satu alasan dibalik kesuksesan om Manson yang satu ini adalah kemampuanya dalam membentuk image- yang begitu kuat sehingga mempunyai banyak penggemar yang begitu menggilainya.
Nama Marilyn Manson diambil dari gabungan 2 orang paling disukai (Marilyn Monroe, artis) dan yang paling dibenci (Charles Manson, pemimpin sekte satanic) seantero amrik.
Para personelnya antara lain:
- Marilyn Manson di vokal
- Ginger Fish di drum
- Madonna Wayne,biasa disebut "MW" Keyboard
- Mark Chaussee sebagai lead guitar
- Tim Skold di posisi bass
Pembentukan band ini sendiri diawali di tahun 1989 di selatan Florida pas Manson sama wartawan Daisy Berkowitz yang juga seorang gitaris dateng bareng terus mutusin buat ngebentuk band,selanjutya baru Gein dan Madonna nyusul buat join.Dengan menggunakan nama frontman-nya "Marilyn Manson" sebagai nama band, band ini mulai ngerilis kaset dan manggung di beberapa gigs. Dengan outlook yang khas, serta aliran musik yang "aneh"mereka lumayan dilirik penonton. Titik awal kesuksesan dari band ini dimulai saat mereka ditawari kontrak kerjasama rekaman dari band yang lebih senior "Nine Inch Nails" di tahun 1993 oleh vokalis Trent Reznor buat label mereka "Nothing" serta buat turut ngramein konsernya turnya NIN.
Dengan dirilisnya album "Smells Like Children" ngebikin band ini ngerasain sukses komersial, disusul dengan dirilisnya album berikutnya(1996) Antichrist Superstar. Enggak cukup dengan itu Marilyn Manson pun juga sukses nyiptain biografi tentang dirinya yang dikasih judul "The Long Road Out pf Hell" yang sukses ngeraih best seller. Tapi akibat dari penciptaan citra yang
demikian, beberapa konser MM dibatalkan dengan alasan "amoral" dan "penggunaan binatang di panggung" di beberapa konsernya di tahun 1997.

Meski demikian, di 1998 MM kembali menggebrak dengan "Mechanical Animals" yang menyindir media dan kehidupan sosial. Kemudian pada tahun millenium,2000 Holy Wood (In the Shadow of the Valley of Death) dirilis dan sukses menggelar beberapa tur tapi sebelum tur mereka di Michigan berlangsung (juli 2001), Manson didakwa atas pelecehan seksual.
Yupz, disamping itu semua, pencitraan Manson akan dirinyabenar-benar sukses ngebikin saya penasaran. Sosok yang lekat dengan kesan "dark" dan menurut kabar merupakan seorang "satanic". Banyak juga yang mengatakan kalau Manson benar-benar penganut satanic. Bahkan di 1994 Manson dikabarkan menemui Dr. Anton Szandor Lavey, pendiri gereja satanic, dan beliau (bah!!) menyebut Manson sebagai "priest of the Church of Satan".
Manson. adalah salah satu dari "shock rockers", mencapai puncak ketenaran dengan image yang lekat dengan sex, drugs, dan satanisme. Dalam hal ini Marylin benar-benar kreatif dan sukses, ditambah lagi dengan pernyataan-pernyataan kontroversialnya ngebikin om yang satu ini enggak pernah lepas dari sorotan media.
INFO TAMBAHAN: Kasus Penembakan di Columbine High School, ada beberapa kalangan yang menilai bahwa tersngka penembakan (Erric Harris dan Dylan Klebold), meski keduanya menyatakan kalu merekan bukanlah fans dari Marilyn Manson. Saking marahnya Manson atas tuduhan tersebut, dia ngebatalin konser di Denver sampai Ozzfest 2001.
Dalam pembuatan dokumenter "Bowling For Columbine" Michael Moore yang berkesempatan mewawancarai MM. Saat pertanyaan "what you would say to the two if you had a chance to talk to them before the killings?" MM menjawab dengan satu kalimat yang terkenal:"I wouldn't say a single word to them; I would listen to what they have to say, and that's what no one did."
Sampai disini MM bener ngebuktiin betapa kreatif nya dia dalam penciptaan citra akan dirinya, meski sebagian mengganggapnya salah.....
Aksi panggungnya yang kerap menontonkan penyobekan Injil / menginjak-injaknya di depan penonton sebagai bentuk perlawanannya kepada gereja yang kerap memusuhinya menurut saya adalah hal yang salah, gimana menurut kamu??
Kamu bisa download Album Marylin Manson versi akustik disini (gratis!)
Diposting oleh Rian Adhivira di 02:41 2 komentar
Label: nagri, rock lawas
Jumat, 2007 Desember 14
AC/DC
Buat yang pesen AC/DC maap nih agak lama nunggu, soalnya saya bener-bener banyak masalah.....kepala serasa kena "brain freeze" gara-gara sering headbanging sendiri kaya orang gila. Suer, gak ada problem solving sebaik headbanging...ada yang mau ngikut??
btw lumayan komplit juga nih artikel kali ini. kalo ada yang salah kontak yawh!
AC/DC merupakan salah satu band Rock yang cukup berpengaruh pada perkembangan musik cadas. Bareng ama Led Zeppelin ama Black Sabbath, AC/DC merupakan pengusung aliran Hard Rock adan Heavy Metal.Band ini kebentuk taon 1973 di Sydney oleh kakak-adik Angus ama Malcolm Young. Nama AC/DC (yang bererti arus listrik searah/2arah) diambbil dari adik perempuan mereka yang pas itu baru ngebaca buku listrik.
Setelah beberapa pergantian personil diawal tahun sejak berdirinya AC/DC, akhirnya terbentuk juga foemasinya, yaotu ; Dave Evans (vokal), Rob Bailey (pembetot bass), dan Young bersaudara di gitar. Dengan Line-up ini, mereka manggung keliling aussie tapi tepat sebelum mereka memulai album pertamanya, semua personil kecuali Young bersaudara diganti ama Bon Scott (waktu itu profesinya masih jadi sopir bus) di vokal, bassis diisi ama Maek Evans, terakhir di posisi drum di tunggangi ama Phil Rudd.
Nggak kayak formasi pertama yang cuman bertahan beberapa saat, kali ini AC/DC lebih solid, terbukti dengan para pemusik di wadah AC/DC ini sukses nelurin 3 album, berturut-turut antara lain; "High Voltage" (1974), "TNT" (1975) disusul "Dirty Deeds Done Dirty Cheap" (1976). Setelah sukses ngegelar konser tur di Aussie, Inggris, ama Amrik ngebikin band rock satu ini terkenal dengan image sebagai band liar, gila, ama fun. Kalo kalian ngeliat gimana Angus Young ngemainin gitarnya, kalian pasti paham...bahkan dalam setiap konser Angus selalu nyiapin tabung Oksigen buat ngebantu napasnya seabis mainin gitar supaya kaga pingsan, lets say "Powerful" :P. Di awal 1977 Evans minggat terus di re-place ama Cliff Williams.
Dengan anggota baru itu, mereke ngerekam album "Let There Be Rock" yang sukses ngangkangin posisi no.1 di charts lagu Amrik. Gak puas dengan itu, nyusul "Powerage" dan album live "If You Want Blood, You Got It" mulai dari sini (1978) fans dari AC/DC terdongkrak tajem.
1979-1980an Kesuksesan AC/DC ngejadiin mereka jadi ikon Rock, mereka bnener-bener jadi superstar saat itu. Sebabnya; album legendaris mereka (bisa disamain dengan "The Black Album"-nya Metallica) "Highway To Hell", album pertama mereka yang kejual labih dari sejuta kopi.Tragisnya, gak lama kemudian frontman mereka ditemuin tewas di mobil sahabatnya setelah mabuk berat malemnya.

Seolah gak pengin lama-lama berduka, AC/DC langsung nge-rekrut Brian Johnson terus ngerilis "Back in Black" yang ngerefleksikan betapa mereka kehilangan seorang Scott. Album yang mereka rekam itu terjual ehm sekali lagi terjual sekitar 42 JUTA KOPI di seluruh dunia. Kontan AC/DC bener-bener ngedominasi skema musik rock saat itu. Lagi, "For Those About To Rock We Salute You" (1981) mengantarkan mereka merajai charts Amrik.
1982, sambil ngerekam "Flick Of The Switch" Rudd mutusin buat cabut. Simon Wright dateng buat ngisi kekosongan yang ditinggalin Rudd. Bareng Simon AC/DC ngerekam "Fly On The Wall" (1985), "Who Made Who" (1986) and "Blow Up Your Video" (1988). Tahun pertengahan 80-an aliran musik rock klasik yang diusung AC/DC mulai ngedapet tantangan dari para generasi baru yang segar. Dengan munculnya aliran "New Wave Of Heavy Metal" yang dipelopori oleh Def Leppard bareng grupnya, Iron Maiden lalu disusul ama GnR, Metallica, dan Van Halen. 1988, kembali terjadi pergantian, Wright digantiin ama Chris Slade , tapi di taon 1994 Slade hengkang terus digantiin ama jagoan lawas;Rudd!!. Dengan komplitnya personil mereka, keluarlah album "Ballbreaker" (1995) ama "Stiff Upper Lip" (2000).
Memasuki taon-taon Millenium baru, pesona,karisma ama semangat AC/DC nggak bisa dibilang tambah kendur. Bahkan mereka sukses masukinb nama mereka di nomer 5 band paling sukses di sejarah dunia musik Amrik setelah The Beatles, Led Zeppelin, Pink Floyd dan The Eagles. Ac/DC juga masih eksis manggung dimana-mana.
Kini setelah lebih dari 30 taon band ini berdiri,yah gaek banget memang, tapi AC/DC tetep jadi influence buat pencinta rock di seluruh dunia dengan sound mereka yang unik dan lirik yang kuat serta nggak ketinggalan, cara Angus ngemainin gitarnya.
Diposting oleh Rian Adhivira di 07:28 1 komentar
Label: nagri, rock lawas
Sabtu, 2007 November 24
Aerosmith

yaaah akhirnya balik lagi deh ke artikel profil...ilang deh tampilan adsense ku keganti deh ama gulf hurricane....hehehhehehe kapan dapet $ nih?? wewhehehehhe eh tapi maap yawh artikelnya seret banget,asal tau ajah nih, bentar lagi UAN (UAN=shit).
ps: jangan pada bosen2 maen kesini yawh!!
mungkin band ini kurang keras buat kuping kita (terutama kalo dibandingin ama Trivium ato Slipknot), tapi ini klasiK!!
1972, Aerosmith berlabuh di Columbia Records. Hasilnya, album self-titled mereka dirilis di 1973.
Langsung loncat ke album kedua mereka "Get Your Wings" mulai dari sini Aerosmith start tur keliling U.S.
album ketiganya, "Toys in the Attic", merupakan album terobosan bagi Aerosmith dibanding ama 2 album sebelumnya, album ketiga mereka ini murni Rock N Roll,album ketiga ini lumayan sukses dan bikin nama mereka mulai akrab di adntara para audience terutama lagu "Walk This Way". Abis itu, mereka ngegeber lagi dengan ngeluncurin album keempat "Rocks" meski nggak sesukses "Toys in the Attic" dalam ngluncurin lagu hit kayak "Walk This Way", album mereka ngeraih sukses dengan ngeraih platinum dalam waktu yang singkat semenjak album itu dirilis.

Di awal 1977, Aerosmith memutiskan buat beristirahat sejenak buat ngumpulin material guna nyiapin album ke-5 mereka. Di tur 1978 Aerosmith nongol di pelem Sgt. Pepper's Lonely Hearts, nyumbang lagu buat tuh pelem yang judulnya "Come Together" yang jadi hit. Sayangnya, Gitaris mereka Brad Whitford, hengkang.
Aerosmith kumpul lagi, kali ini ama gitaris baru mereka "Jimmy Crespo" ama Rick Dufay. Bareng personel gres, Aerosmith langsung ngerilis Greatest Hits di akhir 1980 dan sukses terjual sebanyak lebih dari 6 juta kopi di seluruh dunia.
Pump, dirilis 1989,ngelanjutin sukses Aerosmith dalam mencetak tembang hits "Love in an Elevator," "Janie's Got a Gun," dan "What It Takes". Album ini kejual 4 juta kopi.
Di 1993, Aerosmith ngerilis lagi "Get a Grip" album ini merupakan labum paling sukses buat Aerosmith dibandingin ama 2 album sebelumnya. Dengan lagu hits "Livin on the Edge","Cryin'",ama "Amazing". Segera setelah itu, Aerosmith balik lagi ama album kompilasi yang berjudul "Big Ones" (1994) yang langsung dapet double platinum.
Lagu Aerosmith juga jadi OST pelem "Armageddon" terutama yang lagu hits nomer 1 sepanjang masa mereka(menurut aku lho yah) :"I Dont Wanna Miss A Thing".
lirik komplitnya klik ajah disini
Diposting oleh Rian Adhivira di 23:20 0 komentar
Label: nagri, rock lawas
Sabtu, 2007 November 03
Sex Pistols
Sebelumnya aku ucapkan kelegaan yang luar biasa.... maap karena berubung lebaran blog saya jadi absen terlalu panjang...hehehhe OK, sebelum mengawali artikel hari ini seperti biasa, sedikit cerita yang gag terlalu mutu...
kemaren sore kan baru beres2 kamar,trus nyopot poster yang udah tua,pas aku copot,dibelakangnya ada "8 fakta tentang rock yang perlu kamu ketahui" dari situ aku baru tahu kalau selain "lowo" Om Ozzy juga pernah gigit burung merpati ampe lehernya putus,aku juga baru tahu kalo Joey Jordison (Slipknot) tuh pernah maen bareng Metallica pas drummer aslinya cidera....yah fakta2 lainya bisa kalian baca di marquee text di kanan bawah...ok, Have a Nice Day dude...
Sex Pistols, barengan The Ramones dalam pendiri generasi awal musik anti-kemapanan: Punk!
Sex Pistols mungkin memang cuma jalan selama 2 tahun di akhir dekade 70-an, tapi kehadiran Sex Pistols bener2 ngrubah skema musik Inggris,Amrik, bahkan dunia! hmmmm 2 tahun yang bakal dikenang sepanjang masa.
Performa dan semangat revolusioer yang diusung The Sex Pistols sebenernya merupakan terusan dari aliran musik Rock&roll jamannya om elvis, tapi dengan tampilan yang jauh berbeda tentunya terutama lirik2 dari lagu2 Sex Pistols yang saat itu muak dengan kondisi di sekitar mereka. Dengan semboyan"Do-It-Yourself" Sex Pistols sukses nancepin bendera musik underground di Inggris dan Amrik.
Para personilnya juga berlatar-belakang berbeda, kesamaanya, mereka sama2 dari kaum buruh. Steve Jones(gitar) dan Paul Cook(drum) sama2 kerja di butik dan Glen Matlock(bas) kerja di toko biasa. Sang vokal, John Lydon (lebih dikenal dengan nama "Johny Rotten") gabung bareng, dengan bergabungnya Rotten, band ini bener2 menyanyikan lagu2 bertemakan: Anarki, Fasis, Kekerasan, dan apati. Lagu terkenal dari Sex Pistols:"Anarchy In The U.K." dari album mereka yang legendaris:"Nevermind The Bollocks,Here is The Sex Pistols" membuat band ini dikeluarkan dari laabel EMI, lagu lainya "God Save The Queen" di bann ama radio BBC, sebelum lagu tersebut dirilis, Matlock terlebih dahulu dipecat dan di re-place ama Sid Vicious.
Seusai ngerilis album pertama di 1977(lupa judulnya), SP langsung tur ke Amrik (januari 1988). Meski sudah bubar sejak lama, tapi Sex Pistols pernah beberapa kali reuni, diantaranya taon 1996,ama yang paling anyar taon 2007 ini di Inggris.
Meski beberapa orang berkata kalau cara Sex Pistols membawakan lagu cenderung kasar,tapi menurutku itu adalah simbol atas rasa "muak" mereka atas kondisi zamanya dulu,mungkin itu juga yang nyebabin "scene" musik mereka kurang cocok buat taon2 belakangan ini,kalo kita nerusin semangat mereka ajah gimana??setuju??
Diposting oleh Rian Adhivira di 17:44 1 komentar
Label: nagri, punk rock, rock lawas
Minggu, 2007 Oktober 07
Black Sabbath
Black Sabbath
Heaven and Hell
Inilah band yg disebut paling bertanggung jawab atas menyeberbya wabah metal hingga saay ini. Musik usungan Black Sabbath merupakan cikal bakal lahirnya thrash metal, doom metal, death metal, gothic metal, dan sejenisnya. Permainan gitarisnya, Tommy Lommi, juga dibaptis sebagai peletak riff metal yang telah mempengaruhi ratusan, ribuan, bahkan jutaan gitaris di dunia. Sementara, Ozzy Osbourne, vokalisnya juga mendapat julukan “The Godfather of Metal” dan belum tergantikan hingga saat ini(Menurut saya tidak akan pernah).
Hebatnya setelah menjalani karir selama 40 tahun, Black Sabbath masih eksis. Bahkan, band yang dibentuk di Birmingham, Inggris sedang tur untuk reuni era album ‘Heaven and Hell’ (1980). Hanya, bukan nama Black Sabbath yang dipakai untuk tur, tapi sebagai band Heaven and Hell.
Keputusan tidak mengambil nama Black Sabbath dipatenkan Tony karena takut fans mereka nanti bingung. Karena Sabbath baru selesai tur dg Ozzy. Sekarang posisi Ozzy diganti oleh Ronnie James Dio, eks vokalis Rainbow. Apalagi Ozzy sedang merampungkan album solo terbarunya. Selain itu juga diperkuat oleh bassis Geezer Butler dan Vinny appice, mantan dramer Sabbath era ‘Mob Rules’ (1981) yang masuk menggantikan Bill Ward.
Tapi, dg nama Heaven and Hell Tony jauh merasa lebih nyaman. Karena ia merasa tak terbebani membawakan lagu lam Sabbath. “Kami telah menjalani 10 tahun terakhir bersama Ozzy, dan itu sangat menyenangkan. Tapi, masih banyak fans kami yang belum mendengar lagu dari album ‘Heaven andHell’,” ungkapnya beralasan.
Awalnya, ide reuni ‘Heaven and Hell’ karena gara-gara Rhino Records ingin merilis kompilasi ‘Black Sabbath: The Dio Years’. Dan pihak label meminta beberapa lagu untuk mendukung album tersebut. Tony seteju dan menyerahkan 3 album kolaborasinya dengan Ronnie, dg judul “Shadow of the Wind”, “The Devil Cried”, dan “Ear in the Wall”.
“Senang sekali rasanya bisa menulis lagu lagi bersama Ronnie. Kami menyatukan ide dedngan sangat lancar, dan kami betul-betul kombinasi yang kuat,” tandas Tony bersemangat.
Dari Blues ke Ilmu Hitam
Polka Tulk adalah nama awal yang dipakai Anthony “Tony” Lommy, John “Ozzy” Osbourne, Willian “Bill” Ward dan Terence “Geezer” Butler pertama kali bergabung dan membentuk band saat 1967. Saat itu, musik yang mereka mainkan sangat kental dengan Blues. Tak lama, nama tersebut diubah menjadi Earth dan beralih mengusung Fusion Blues.
Februari 1969, nama Black Sabbath resmi dipakai, diambil dari salah satu lagu Polka Tulk ciptaan Geezer. Ia sendiri mengambil nama itu dari novel-novel bertema Ilmu hitam ciptaan Dennis Wheatley yang digemarinya. Seirng dengan perubahan nama, imej penampilan dan musik yang dimainkan Black Sabbath ikutan bergeser.
Setelah setahun tur, Tony Lommy dkk dikontrak sebuah label kecil bernama Philips Records di inggris. Lagu pertama berjudul ‘Evil Woman (Don’t Play Your Games With Me)’, merupakan lagu daur ulang milik Crow, band asal Amerika. Tiga bulan kemudian, label tersebut dirilis ulang oleh label Vertigo, bersama dengan debut album ‘Black Sabbath’. Kendati digarap dengan dana minim, sekitar 600 pound, namun album yang dikerjakan bersama produser Rodger Bain tersebut bisa menempati peringkat 8 terlaris di Inggris selama 5 bulan.
Sumber: majalah gitar plus maaf aku lupa edisi berapa....
Diposting oleh Rian Adhivira di 01:20 5 komentar
Label: nagri, rock lawas
Minggu, 2007 September 30
The ramones
The Ramones: pendiri Punk generasi pertama
Dibentuk tahun 1974,dari Forest Hills,New York. Awalnya, Ramones mulai ngeband cuman dengan 3 orang, tepatnya Joey Ramone (lead Guitar), Dee Dee Ramone (bass), serta Tommy Ramone (dram). Dibentuk maret 1974, band ini langsung memperoleh perhatian bagi skema rock setempat pada bulan agustus, Ramones langsung manggung ke seluruh pelosok New York.
Saking bersilaunya Ramones, dalam waktu yang cuman 1 tahun, mereka langsung dikontrak ama Sire Records dan berkesempatan nongol atau manggung di TV, yaitu Radio City Studios. 1976, muncul album pertama mereka:"Ramones" menghadirkan musik yang bener2 seger dan berbeda dari musik2 lain yang bertebaran di zamanya maklum, Ramones sendiri sebenernya adalah salah satu pendiri genre musik punk bareng Sex Pistols.
Ramones sempet juga masuk di Spin Megazine, sang editor di majalah itu, Alan Chief bilang gini:"they would be the first ones to say that without The Ramones the whole punk movement never would have happened" tuh, hebat kan.
Album kedua dari The Ramones menyusul di 1977 "leave Home", Ramones langsung tancep gas tur ke Eropa antara lain; Finlandia,London,trus mampir dan ngluncurin album "rocket to russia" di akhir 1977. Sayangnya. Tommy mutusin buat ninggalin Band, walaupun keluar dari band, Tommy tetep jadi produser The Ramones. Buat ngegantiinya, direkrutlah Mark Bell, mantan personel Richard's Hells VoiVods". Bareng Mark, lahirlah album Live legendaris kepunyaan The Ramones:"Its Alive"(album live dari konser mereka di London".
Di akhir dekade menuju 1980, The Ramones mulai rekaman lagi, kali ini mereka rekaman dalam 5 studio yang berbeda! dan dari 5 studio itu, nongollah "Pleasant Dreams" sebuah album yang isinya sarat akan kritik2 sosial.
Di saat Joey ama Jhonny dalam kedaan nggak fit, MArk keluar dari band dan di re-placed ama Richard Beau, ex personel Velveteen dan ngrampungin album "Too Tough To Die"(1984).
Pas presiden Amrik(Ronald Reagan) ngunjungin pemakaman perang Nazi dan menimbulkan kontroversi, The Ramones ngluncurin lagu2 yang berisi protes mereka atas kunjungan tersebut(Animal Boy-klo ga salah lho... tolong kasih tau klo ada yang tau).
Menyusul album2 sebelumnya, muncul "Halfway To Sanity" di 1987, trus ada lagi album kompilasi "Ramonesmania" (1988) yang berisi 30 lagu terbaik The Ramones.
Richie-pun hengkang dan Mark balik lagi reunian dengan bergabung lagi ke bandnya. Bareng personil lamanya itu, Ramones ngluncurin "Brain Drain"(1989) salah satu lagu dari album tersebut jadi judul filmnya Stephen King. Lagi2 ada personil yang hengkang, kini Dee Dee yang minggat, beralih aliran ke Rap(suck!) yang berjuluk "Dee Dee King". Dipilihlah Christopher Ward buat ngegantiin.
Cuman sekedar informasi, Ramones juga punya album Live lainya yang berjudul:"Loco Live"(direkam di barcelona). Ramones juga sempet nongol di serial kartun legenderis The Simpsons.
Album2 lain The Ramones antara lain; "Mondo Bizzaro"(1992), "Acid Eaters"(ga disebutin taon-nya, ada yang tau?), dan terakhir "Adios Amigos"(1995). Ada juga "Greatest Hits Live" yang berisi lagu R.A.M.O.N.E.S. dan Any Way You Want It.
1996, tiap2 personel udah sibuk ama side-jobnya sendiri2 Marky punya band baru yang namanya "Marky Ramone and Intruder" ama "Marky Groups", Dee Dee juga udah punya(banyak) album solo, Joey pun juga pengin nyusul punya album solo tapi sayangnya keburu meninggal.
Meninggalnya Joey Ramone (15 april 2001) lumayan dramatik juga..... Joey meninggal di rumah sakit di New York setelah berminggu2 menjalani perawatan kanker, pas moment terakhir sebelum meninggal, Joey yang ditemenin ama keluarganya sempet ndengerin lagunya U2:"In A Little While"....
Kematian Joey kemudian disusul oleh pertnernya, Dee Dee, dan bassis Ramonespun diisi sama Edgar Ramone, salah satu bassis dengan skill terbaik. Tapi mungkin DeeDee emang ga bisa lepas dari Ramones sampai2 Edgar bilang sendiri:
Diposting oleh Rian Adhivira di 00:23 0 komentar
Label: nagri, punk rock, rock lawas
Jumat, 2007 September 14
Metallica
bapaknya musik metal:"Metallica"
Terbentuk di LA,California (emangnya LA tuh sedaerah ama California??ga tau nih dari sumbernya dah gitu tulisanya) pada tahun 1981 oleh Lars Ulrich (drum) bareng James Hetfield (Gitar). Nama "Metallica" dicetuskan oleh Ulrich pas ngebantuin temenya nyari nama buat Majalah yang isinya mempromosikan Trash Metal dan NWOBHM (New Wave Of British Heavy Metal). Teman dari Ulrich itu ngomong:"Metallica" (ga tau deh siapa nama temenya itu...) kata "Metallica" terus terbayang dan terngiang di kepala Ulrich, setelah berunding dengan Hetfield diputuskan memakai nama itu sebagai nama band mereka.
Untuk melengkapi para personel guna lagu demo pertamanya, Metallica merekrut Llyod Grant yang nggak lama keemudian diganti lagi oleh Dave Mustaine (Megadeth), Jef Warner (gitar) disusul Ron McGovney (bas)Dengan Formasi ini Metallica meluncurkan lagu demo pertamanya "No Life Till Leather". Gak jodoh, Mustaine pergi dan mendirikan band sendiri (Megadeth), masuk Kirk Hammet,Kirk Hammet sendiri pernah main di Metallica pas konser tahun 1983, Metallica jadi lebih komplit dengan masuknya Cliff Burton ngegantiin bassis lawasnya.
Metallica sempat pindah ke San Fransisco dam sempet manggung sebelum pindah lagi ke New York di 1983 (tahun dimana Kirk Hammet gabung) MEtallica bertemu dengan promotor lokal, Jon dan Marsha Zazula,dan dikontrak Zazula Label,MegaForce Records. Metallica berturut-turut menelurkan album demi album, yang pertama:"Kill EM ALL"(di album ini ada pengaruh dari James Hetfield sangat terasa lewat vokal dan permainan gitarnya), disusul Ride The Lightning. Disini Metallica sudah Mapan sebagai salah satu band Metal terbesar, sejajar bareng Anthrax,Slayer dan tidak ketinggalan Megadeth.
Mengikuti kesuksesan yang mengiringi, Metallica berpindah ke Mayor Label, Elektra Records di 1986 dan mengeluarkan album "Master Of Puppets" , di tahun yang sama CLiff Burton meninggal karena kecelakaan, tepat sebelum tur.Untuk mengisi kekosongan, direkrutlah Jasin Newsted. Bareng bassis baru, Metallica ngluncurin The $5.98 EP: Garage Days Re-Revisited, satu tahun sesudah meninggalnya Cliff,1987.
1990, album "self titled" Metallica (lebih dikenal dengan "the Black Album" album yang masih dialiran ayang sama dengan album2 sebelumnya: Heavy Metal. di The Black Album ini ada lagu yang "bunyi" yang mungkin pernah kalian dengar walaupun bukan termasuk pencinta Metallica (termasuk saya) "Enter Sandman" ama "Nothing Else Matters" lagu akustik , lumayanlah. Album ini jadi album tersukses Metallica, sampai2 beberapa toko memajang label "Sold Out", dahsyat!.
Setelah sukses besar ama album itu, Metallica absen sampai 1995, "Reborn" Metallica ini ditandai dengan "Load" di 1996 disusul "Reload" di 1997, dua album itu sudah bernuansa alternatif rock
Yap, 1998 doble CD "Garage Inc" keluar dipasaran berisi sebelas lagu terbaru Metallica, yang sangat beraliran Danzig ato Sabbath. Cd keduanya berisi kumpulan lagu Metallica sejak 1984, Cd kedua ini sekarang jadi album langka yang diburu kolektor (katanya sih...)
Pada 21 ama 22 April 1999 Metallica menggandeng San Fransisco SYmphony Orchestra, Micharl camen ngrekam konser live, berjudul "S&M".
Ngomongin Metallica tentunya ga bisa lepas dari "Napster Controversy" Napster sendiri merupakan situs Internet file sharing gratis...yang (mungkin) secara ilegal memuat lagu2 Metallica.Saking geramnya Ulrich sampe ngomong"sickening to know that our art is being traded like a commodity rather than the art that it is." Kejadian ini membuat Lars Ulrich jadi semacam "Public Enemy" bagi sebagian kalangan (pencinta napster tentunya).
Dalam proses menuju album terbaru di 2001, Metallica dikejutkan dengan keluarnya Jason Newsted, ada beberapa sumber yang ngomong kalau Jason pergi karena pengin serius di Side-projectnya. Posisi ini digantikan ama Rob Trujjilo, mantan bassis Suicidal Tendencies,juga pernah main bareng om Ozzy.Sebagai tambahan, "pengkhianat" JAson Newsted main buat band om Ozzy di Ozzfest 2003, band-nya yang baru, Voivoid juga tampil disini.
2003, Metallica ngluncurin album St.Anger (di album ini mereka banya menerima kritik pedas). Sampai saat ini, MEtallica sukses nggondol 6 piala Grammy.
album2 metallica:
Kill Em All (1983)
Ride The Lightning (1984)
Master Of Puppets (1986)
Garage Days Re-Revisited (1987)
...And Justice For All (1988)
The Good, the Bad and the Live (1990); (Box set) Collection of singles and live tracks
Metallica (1991)
Live Shit: Binge & Purge (1993); Live box set (with videos of 2 shows)
Load (1996)
Reload (1997)
Garage Inc (1998)
S&M (Symphony and Metallica) (1999)
St. Anger (June, 2003)
Kalau ada kesalahan tolong kontak yah,buat penyempurnaan blog.
nih liriknya Metallica komplit Klik ajah :Disini
Diposting oleh Rian Adhivira di 19:24 1 komentar
Label: nagri, rock lawas
Sabtu, 2007 September 08
Megadeth
Megadeth
Diawali dari dikeluarkanya Dave Mustaine (kayak nama guru S.rupa di sekolahku, sumpah!!) dari Metallica terbentuklah "Megadeth" personelnya antara lain: David Ellefson sebagai bass, Kerry King di gitar,serta drum yang digawangi Lee Rash (pada akhirnya Kerry King keluar dan bergabung di band lamanya:Slayer). posisi drum yang kosong setelah Kerry King yang balik ke Slayer diisi oleh Chris Poland. Lee Rush yang juga pergi digantikan Gar Samuelson. Dengan formasi tersebut, keluarlah album pertama dari Megadeth: Killing Is My Business...And Business Is Good dirilis di tahun 1985.
Sukses di album pertama membuat Megadeth mulai diirik oleh mayor label dan pada akhirnya dikontrak oleh Capitol Record. Di bawah kabek baru, keluarlah album ke-2 di 1986 :"Peace Sells..But Who's Buying, meraih sukses besar dan perlahan ketenaran Megadeth menyamai pendahulunya: Metallica untuk merebutkan posisi puncak sebagai "Most Popular Trash Metal"
yah seperti kebanyakan band lain, ketenaran merupakan salah satu penyebab dari berubahnya gaya hidup Mustaine, masalahnya klasik: Drugs dan minuman keras.Mustaine juga memecat Poland serta Samuelsen dan digantikan Jeff Young di gitar dan Chuck Behler di drum.keadaan menjadi lebih buruk saat salah satu anggota tetap mereka, sang bassis keluar di tahun 2002.
Keadaan membaik saat Mustaine sembuh dan memungkinkan untuk bermain gitar lagi dan kembali mengangkat Megadeth kepuncak Trash Metal.
mau liriknya MEGADETH komplit?? klik ajah DISINI
Diposting oleh Rian Adhivira di 09:35 0 komentar
Label: nagri, rock lawas
Red Hot Chili Peppers
aliran musik dari Red Hot Chilli Peppers merupakan perpaduan dari Funk, Punk, dan grunge. Dimulai dari berkumpulnya sekumpulan pemuda dengan pandangan musik yang sama yaitu: Anthony kiedis, Michael Balzary (lebih dikenal sebagai Flea), Hilel Slovak sebagai gitar, dan Jack Irons diposisi drum. Mereka memulai karir gemilang di sebuah garasi.
Mereka akhirnya mendapatkan kontrak rekaman dari EMI Records America, sayangnya Irons dan Slovak masih terikat kontrak dengan band lain, posisi mereka untuk sementara digantikan oleh Jack Sherman di gitar dan Cliff Martinez di drum.
Penampilan mereka saat itu sungguh mengejutkan!! mereka tampil dengan busana SEMI-TELANJANG atau terkadang lebih buruk lagi:BUGIL!!.
Di album ke-2 Hilel Slovak kembali bergabung bersama Red Hot Chilli Peppers, di album kedua kali ini mereka diproduseri oleh George Clinton, juga ditambah dengan "Horn Section" Maceo Parker, Fred Wesley.
Album ke-3, mereka tampil lebih rock ,bahkan di sampul albumnya, mereka tampil telanjang bulat dengan kaus kaki menutupi bagian kemaluanya.
Bagaimanapun juga, titik terendah sepanjang karir RHCP terjadi disini, Slovak didapati meninggal karena overdosis (jangan ditiru!!) akibat penggunaan heroin. Dikarenakan kesedihan yang mendalam, jack irons pun memutus kan untuk keluar dari band, situasi saat itu sangat kacau.
Untuk menutup kekosongan yang ada, mereka merekrut Jhonny Frusciante pada gitar dan Chad Smith pada drum, Mereka merilis album yang berjudul "Mother's Milk" dengan single unggulan "Knock Me Down" yang diatributkan atas kematian Slovak.Album selanjutnya "Blood Sugar Sex Magik" yang sukses besar di pasaran makin menambah semangat mereka dalam bermusik. Sementara itu, lagu ballad pertama mereka:"Under the Bridge" yang merupakan peringkat2 di chart US, memberikan sebuah pandangan baru terhadap mereka yang sebelumnya dicap band yang mengusung "sexism" di lagu-lagu mereka.
J.Frusciante meninggalkan band ini pada 1992 dan digantikan oleh Dave Navarro, bersama anggota baru ini RHCP menuntaskan album mereka:"One Hot Minute" yang dirilis 1995. Salah satu lagu tersebut "Love Rollercoaster" masuuk menjadi Soundtrack film Beavis and Butt-Head Do America.
D.Navarro keluar pada 1998 dan digantikan oleh anggota lama:J.Frusciante, dengan formasi komplit yang masih ada saat ini lahirlah "By The Way" dengan hit single yang sama dengan judul album, Di sekitar akhir tahun 2005, mereka kembali menelurkan album spesial yang berisi 20 lagu dan sukses menggondol 2 penghargaan Mtv Music Award di tahun itu melalui single "Dani California".
Coba dengarkan:Paralel Universe, Scartissue,Soul to squeeze, The Zephyr song,Cant stop,Tell me Baby,jangan ketinggalan Californication.
mau lirik lengkapnya? klik DISINI
Diposting oleh Rian Adhivira di 09:30 0 komentar
Label: nagri, rock lawas
Kamis, 2007 September 06
Iron Maiden
| Member Since | 4/26/2006 |
| Band Website | ironmaiden.com |
| Band Members | Bruce Dickinson - Vocals Steve Harris - Bass Dave Murray - Guitar Adrian Smith - Guitar Janick Gers - Guitar Nicko McBrain - Drums |
| Sounds Like | Iron Maiden |
| Record Label | Sanctuary Records Group |
| Type of Label | Indie |




The Iron Maiden Timeline
1979
After 3 years playing sporadic pub gigs with various line-ups changing around founder, song writer and bass player Steve Harris, by mid-1979 Iron Maiden are Steve, Paul Di'Anno (vocals), Dave Murray (guitar) and Doug Sampson (drums). Teaming up with Rod Smallwood, who still manages them today, they begin to undertake a widening gig circuit including London's legendary Marquee Club. Following a sold out show there in early October, EMI Records becomes very interested and by November the band have a major worldwide recording contract.
1980
At the beginning of the year Dennis Stratton comes into the band as second guitar and Doug Sampson, who found it difficult handling the ever increasing band schedule, is replaced by Clive Burr. The band embark on their first 'Metal For Muthas' UK headline tour. Their first single 'Running Free' peaks at No. 34 in the UK charts, while their debut self-titled album enters the UK charts at No. 4, following a February UK tour supporting Judas Priest. Maiden then take off on an immensely successful European Tour with Kiss taking them all round the continent for the first time. After the tour, Dennis Stratton is replaced with Adrian Smith.
1981
The album 'Killers' is released, the first of many albums to be produced by Martin Birch. The band headline their first European Tour and make first visits to Japan and North America, touring with Priest and UFO. After the tour Paul Di'Anno leaves the band in September and is replaced by Bruce Dickinson. The band play a few Italian shows and the Rainbow to warm up with Bruce prior to starting to write the new album.
1982
Iron Maiden get their first UK top 10 single, when 'Run To The Hills' goes to No. 7 in the charts. The band undertake their 11 month, 179 date, 16 country 'Beast On The Road' world tour, during which they will play to over one million fans, including Australia for the first time. 'Number Of The Beast' debuts at No. 1 (their first of five No. 1 UK albums) and confounds the British media by staying there. America is further consolidated with very extensive touring supporting Rainbow, 38 Special, Judas Priest, The Scorpions and even stadium shows with Foreigner and Loverboy!
1983
Clive Burr leaves the band and Nicko McBrain joins. 'Piece Of Mind' is released and the accompanying 'World Piece' tour includes their first headline North American Tour. Going successfully straight into 10,000+ seater arenas and including a sold out show at New York's Madison Square Garden, Maiden are able to do this with practically no radio play in America at all which really has never been done before or since.
1984
'Powerslave' is released and kicks off the 11 month, 26 country 'World Slavery' tour, starting in Poland in August. Maiden are the first band ever to take a full arena production behind the Iron Curtain and this tour carries arguably Maiden's most spectacular stage show ever as attested by the later video. Powerslave debuts at No. 2 in the UK charts being kept off No.1 by EMI's very first 'Now....That's What l Call Music' pop compilation. Needless to say the band are not amused by their own label's efforts to keep them off the top!
1985
The tour continues into South America for the first time where they play to an estimated audience of 300,000 fans at the inaugural Rock In Rio as special guests to Queen. The 'Live After Death' album and video, recorded over a record breaking four night run at Long Beach Arena in LA, are released and respectively go to Nos. 2 and 1 in the UK charts.
1986
'Somewhere In Time' is released debuting at No. 3 and the band embark on the 'Somewhere On Tour' World tour. Another truly spectacular stage production is assembled and shipped around the world.
1987
Maiden finish their seven month tour and start work on a new album.
1988
The 'Seventh Son Of A Seventh Son' album goes straight into the UK charts at No. 1 and also gives them their fifth straight USA Platinum album. Four Top 10 singles also come from the album. The seven month, 94 concert 'Seventh Tour Of A Seventh Tour' starts in Moncton, Canada, in May and culminates with four sold out Hammersmith Odeon and two Wembley Arena shows. The band also headline the Donington 'Monsters Of Rock' festival, for the first time, drawing a record breaking crowd of 107,000 with the likes of Kiss, Guns n' Roses and Megadeth in support. They also successfully take the festival into Europe for the first time.
1989
While Maiden are taking a well-earned break from the road, their live video 'Maiden England' hits the No. 1 slot in the UK charts and most other markets across the globe.
1990
Adrian Smith leaves the band and Janick Gers replaces him. The 'No Prayer For The Dying' album is released and goes to No. 2 in the UK charts. The following 'No Prayer On The Road Tour' begins with an extensive 'UK Intercity' tour playing some 21 dates across the UK introducing their fans to Janick.
1991
Maiden celebrate the New Year with their first No.1 single in the UK, 'Bring Your Daughter To The Slaughter'. The band complete their seven month 'No Prayer On The Road' world tour.
1992
'Fear Of The Dark' goes straight to No. 1 in the UK album charts on release. Maiden undertake their first full headline South American tour and headline Donington for the second time. After 11 years this is to be the last album produced by Martin Birch who retires to play golf and fish!
1993
Two live albums, produced and mixed by Steve Harris, 'A Real Live One' and 'A Real Dead One', are released, plus the limited edition 'Live At Donington'. Bruce announces he is leaving the band at the end of the 'Real Live Tour' of Europe. He bows out with the 'Raising Hell' pay-per-view TV spectacular, filmed at Pinewood Studios. Blaze Bayley is announced as Bruce's replacement.
1994
Recording of 'The X Factor' album is delayed when Blaze badly injures his leg in a motorcycle accident. 'The X Factor' marks the first studio album that Steve Harris produces at his own Barnyard Studio in Essex.
1995
'The X Factor' is released, and 'The X Factour' opens in Jerusalem with Blaze's debut appearance with the band. The intro to 'Number Of The Beast' sends shivers down collective backs! The tour takes the band to Israel and South Africa for the first time in another extensive eight month World Tour. The band film a video for 'Man On The Edge' for Top Of The Pops on the top of Masada
1996
Maiden appear at European festivals and undertake a tour of South America during which they headline the 'Monsters Of Rock' festival in Sao Paulo to 55,000 fans. 'Best Of The Beast' album is released.
1997
Band commence writing and recording 'Virtual XI' at Barnyard studios with Steve Harris once again taking on the role of album producer.
1998
'Virtual XI' is released, and is launched by a promotional football tour across Europe where the band and selected football professionals play games in front of thousands of fans. This is followed by the 'Virtual World Tour' taking in headline dates in Europe, USA, Japan and finally South America where it is announced shortly after the tour ends that Blaze is to leave the band.
1999
Iron Maiden become a six-piece when Bruce Dickinson and Adrian Smith rejoin the band. They are reintroduced to the band's fans on the 'Ed Hunter' tour, which coincides with the release of their first computer game of the same name. The tour is a short introduction to the 'new' band with about 28 shows across Europe and North America all of which sell out very quickly. Work begins on the band's new album in Paris enlisting the help of producer, Kevin Shirley. The band find the recording methods Kevin introduces work well and capture the band's energy, marking the beginning of a close working partnership.
2000
Maiden release 'Brave New World' and embark on their 'Metal 2000' festival tour in Europe. The tour continues extensively across the rest of the world in arenas as 'The Brave New World Tour' with UK dates including a first show at Earls Court Arena. Meanwhile the Madison Square Gardens show in New York sells out in hours.
2001
The 'Brave New World' tour ends with a triumphant headline appearance in front of 250,000 fans at Rock In Rio. In May the band are awarded the prestigious Ivor Novello Award in recognition of their achievements on an international level as one of the UK's most successful performing artists.
2002
The band interrupt what was supposed to be a year off for three sold out benefit concerts at Brixton Academy to raise funds for Clive Burr, who sadly is now stricken with multiple sclerosis. Their first DVD, 'Rock In Rio', and CD of the same name is released. 'Rock In Rio' hits No. 1 on DVD charts worldwide, including the USA and UK, and is released on the Sanctuary label outside the USA. The greatest hits album 'Edward the Great' and a special limited edition casket 'Eddie's Archive' are released in November.
2003
Maiden spend the first part of the year recording 'Dance Of Death' in London with producer Kevin Shirley. They warm up for the ensuing tour by playing European summer festivals, including their record equalling third headline appearance at Donington. On this section of the tour alone they play to 700,000 fans in just 28 shows. The tour continues through North America with Dio and Motorhead supporting and includes their fifth sold out Madison Square Garden show. To coincide with the start of the tour their second DVD 'Visions Of The Beast' is released on EMI, debuting at No. 2 in the UK charts and No. 5 in the US.
After a short break the band commence their Death on The Road Tour in November. Playing to sell out arenas all over Europe the band then travel to South America, USA before finishing in Japan in February 2004.
2004
After the completing the Death On The Road Tour the band take some time out while work continues on the first chapter of "The History Of Iron Maiden" DVD Series. The first part entitled "The Early Days" is released in November to critical acclaim and heads the Music DVD charts across Europe on release. The DVD charts the bands early career up to the 1983 with the release of Piece Of Mind. Following DVD's will follow on to reveal the long successful career of the band.
2005
With the success of "The Early Days" Maiden tour during the summer and it's been a remarkable few months. The band have been thrilling audiences by topping the bill at most of this years Major European festivals, broken box office records and raised the bar for bands of all genres. Their own shows have been no exception either. In July they performed to not only a sold out audience of 55,000 screaming Maiden fans in Sweden (a show which took only two hours to sell out!) but for the first time in twenty years the Swedish National TV and Radio broadcast the show live across the whole of it's Scandinavia Network. Something that has not happened since Live Aid in 1985! Maiden stormed the USA crowds with blistering performances on the Ozzfest alongside Black Sabbath. Media reviews have described Maiden's show as "deserving of every accolade". The band returned to the UK to headline the Reading and Leeds Festivals -- the first time the band have headlined Reading since 1982. They rounded out the tour by performing the final show of the tour at the Hammersmith Odeon to raise money for the Clive Burr Trust.
2006
Writing and rehearsals for the bands new album start in January and the band commence recording at Sarm West Studios in London with producer Kevin Shirley in February. Recording of the album proceeds so quickly that the band finish 6 weeks earlier than expected. The band announce headline shows in Europe most of which sell out within hours of going on sale causing more dates to be added in some countries. Maidens album "A Matter of Life and Death" tops Album sales charts around the world and meets critical acclaim from all media. The band tour the USA, Japan and Europe to packed out arenas and receive stunning reviews after they perform the new album in it's entirety. The 2006 leg of the tour reaches a climax with two sold out nights at Earls Court in the bands home, London.
2007
The year starts with a very exciting announcement that owing to the success of the World Tour in 2006 that the band are not only extending the tour but also travelling to new countries they've never visited before. This includes a headline festival appearance in Dubai, UAE and Bangalore in India. Both shows cause national front page news and media coverage and sell out entirely. Fans travel to Dubai from Iran, Turkey, Saudi Arabia, Kuwait and all over the Arab world while in India fans travel in from China, Nepal, Pakistan and all points of India just to be there, some driving more than a 100 hours to get there, with thousands more outside the venue listening to the concert. Plans for the summer continue with the band headlining Download Festival at Donington in the UK for a record 4th time and a series of stadium shows and Festivals across Europe in June.
mau lirik Iron Maiden lengkap? klik ajah disini
Diposting oleh Rian Adhivira di 21:59 1 komentar
Label: nagri, rock lawas
Gunz and Rosez
Guns and Roses adalah salah satu "American Hard Rock" paling terkenal didunia.Musik mereka, (yang dengan unik merupakan gabungan dari blues,punk,dan glam musik) telah banyak banyak merubah pandangan dan arah serta definisi dari musik rock itu sendiri.Sebelum debut mereka pada tahun 1987 yang menggemparkan, glam rock adalah aliran musik yang paling dominan saat itu, musik keras mereka yang di barengi dengan penampilan panggung mendapatkan tempat tersendiri bagi penggemar mereka.dan menjelaskan satu hal: mereka adalah masa depan dari musik rock!!
GnR mendunia dengan penjualan yang lebih dari 20 JUTA kopi,dan menduduki peringkat TERATAS dari seluruh charts rock di Amerika dengan lagu yang luar-biasa dan akan dikenang sepanjang masa semacam:Welcome to the Jungle, Sweet Child o'mine dan Paradise city dimana semua lagu tersebut menduduki 10 besar di Billboard charts. Sampai sekarang, ini merupakan album debut paling dahsyat sedunia!!
Album kedua dan ketiga GnR yang berjudul Use Your Illusion dan Use Your Illusion2 (keduanya dirilis di saat yang sama) menduduki nomor 1 dan 2 di Billboard Charts saat pertamakali diluncurkan.Bahkan konser dan tour mereka sukses besar untuk para fans.
Band ini terbentuk pada tahun 1985 di Los Angeles dengan Axl rose sebagai front man,Tracii Guns sebagai gitar bersama Izzy Stradlin, bass pada Ole Beich serta drummer Rob Gardner (formasi ini berubah dengan masuknya Slash dan Steven Adler). Nama Guns and Roses sendiri merupakan gabungan dari 2 band mereka yang sebelumnya terpisah:Hollywood Rose dan L.A. Guns.
Kesuksesan besar yang membuat nama mereka meroket dan menjadikan mereka sebagai simbol rock tahun itu juga berpengaruh banyak pada kehidupan mereka, Alkohol dan obat-obatan terlarang mulai mewarnai kehidupan para personelnya,bahkan Slash(yang akhirnya pindah dan bergabung dengan Velvet Revolver) membawa keduanya (alkohol&narkoba) keatas panggung!!
Kejadian lain yang pantas disorot adalah: kematian 2 orang fans mereka di tengah konser. Kejadian tersebut terjadi saat kerumuman menjadi liar dan tidak terkontrol diwaktu GnR muncul di panggung dan memulai konsernya saat itu.Guns and Roses dituding sebagai yang bersalah atas kematian mereka dan men-Capnya sebagai "band paling berbahya didunia"!! Axl dan kawan2 sendiri baru tahu kalau ada yang tewas di konser mereka setelah pertunjukan selesai dan dengan sukses media menjadikan mereka sebagai kambing hitam.
Status "Dewa Rock" mereka dapatkan dari perjalanan jauh yang telah ditempuhnya sampai sekarang. Album terakhir yang mereka rilis:Greatest hits di tahun 2004 sukses mendapatkan doble platinum, hal tersebut setidaknya menunjukkan kalau Guns And Roses mempunya arti sendiri bagi perkembangan rock tahun ini.
Beberapa majalah/media yang mengangkat GnR:
-Q magazine memasukkan GnR kedalam daftar"50 band yang harus kalian lihat sebelum mati" gila!
-VH1 mencamtumkan nama mereka pada "100 artis Hard Rock terhebat"
-Sementara Rolling Stones "500 album terbaik sepanjang masa"
dari berbagai sumber.
mau liriknya komplit?? klik DISINI
buat kamu yang pengin donlod mp3 GnR Live in Concert, gampang kok, tinggal klik disini (free!!)
Diposting oleh Rian Adhivira di 21:15 3 komentar
Label: nagri, rock lawas





